Karakteristik Bisnis E Commerce

Karakteristik B2B

1)      Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).

2)      Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.

3)      Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu parternya.

4)      Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

Karakteristik B2C

1)      Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.

2)      Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.

3)      Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.

4)      Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.

Mekanisme B2B

Business to Business e-Commerce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data Interchange (EDI). Sayangnya banyak standar EDI yang digunakan sehingga menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis. Standar yang ada saat ini antara lain:

EDIFACT, ANSI X.12, SPEC 2000, CARGO-IMP, TRADACOMS, IEF, GENCOD, EANCOM, ODETTE, CII.

Mekanisme B2C

pendekatannya menggunakan “electronic shopping mall” atau menggunakan konsep “portal”.

Electronic shopping mall menggunakan web sites untuk menjajakan produk dan servis. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang menyediakan katalog produk dan servis yang diberikannya. Calon pembeli dapat melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan window shopping. Bedanya, (calon) pembeli dapat melakukan shopping ini kapan saja dan darimana saja dia berada tanpa dibatasi oleh jam buka toko. Contoh penggunaan web site untuk menjajakan produk dan servis antara lain:

Amazon http://www.amazon.com

eBay http://www.ebay.com

Merupakan tempat lelang on-line.

NetMarket <http://www.netmarket.com&gt;

yang merupakan direct marketing dari Cendant (hasil merge dari HFC, CUC International, Forbes projects). NetMarket akan mampu menjual 95% dari kebutuhan rumah tangga sehari-hari

Manfaat EC

1. Manfaat pada Organisasi

1. Ekspansi peluang pasar ke level nasional dan internasional.

2. Menurunkan biaya membuat, memproses, mendistribusikan, menympan,  dan mendapatkan informasi berbasis kertas.

3. Mengurangi waktu antara pembiayaan dengan penerimaan produk dan jasa

4. Mengurangi biaya telekomunikasi.

5. Mengurangi inventory dan overhead dengan memfasilitasi manajemen pull type supply chai

2. Manfaat bagi konsumen

  1. Konsumen dapat berbelanja atau melakukan transaksi lain 24 jam per hari, setiap tahun dari mana saja
  1. Menyediakan lebih banyak pilihan.
  2. Dapat mencari produk atau jasa dengan harga yang lebih murah, dengan cara melihat banyak toko dan melakukan perbandingan cepat.
  3. Delivery produk dan jasa lebih cepat, terutama produk digital
  4. Dapat menerima informasi yang relevan dan detail secara cepat
  5. Punya kemungkinan untuk terlibat dalam lelang virtual
  6. Dapat berinteraksi dengan konsumen lain dalam komunitas elektronik dan bertukar ide ataupun membandingkan pengalaman

3. Manfaat bagi Masyarakat

  1. Orang-orang dapat bekerja di rumah, dan melakukan lebih sedikit perjalanan untuk belanja.
  1. Memfasilitasi delivery layanan publik dengan harga yang lebih murah, lebih efektif dan kualitas yang lebih baik.
  2. Rakyat dari negara ketiga dan area yang kurang terjangkau dapat menikmati produk dan jasa yang belum tersedia  di tempat mereka

Keterbatasan EC

1. Keterbatasan teknis

  1. Belum ada standar kualitas, keamana dan reliability yang diterima secara universal.
  2. Bandwitdh terbatas
  3. Tools pengembangan software masih berevolusi
  4. Ada kesulitan dalam mengintegrasikan Internet dan EC Softwre dengan aplikasi dan database yang ada saat ini.
  5. Butuh web server khusus untuk setiap penambahan jaringan (biaya bertambah)
  6. Akses Internet masih mahal/ kurang nyaman.

2. Kerugian EC

“Field of Dreams” Syndrom

Keyakinan para pendiri dan pengelola situs bahwa jika sebuah model bisnis e-commerce tertentu diperkenalkan, maka pelanggan akan datang sendirinya karena daya tarik produk itu sendiri atau pun servis yang ditawarkan.

Inadequate Architecture

Tidak adanya fasilitas atau spesifikasi arsitekture teknologi informasi yang memadai.

Putting Lipstick on a Bulldog

Mengunggulkan sistem front office (SFO) dan mengabaikan sistem back office (SBO).

Islands of Webification

Melupakan konsep pengembangan sistem yang berbasis obyek.

“Me too” Strategis

Perusahaan ikut-ikutan terjun dalam dunia e-commerce tanpa mengetahui dasar-dasar pemikiran dan filosofi yang melatarbelakanginya.

One-Time-Effort-Mentality

“penyakit” turunan yaitu kepuasan yang timbul setelah situsnya berhasil diluncurkan ke internet.

Thinking Small

Pola pikir yang sempit.

Pendekatan Solusi

  • Memutuskan untuk memulai sebuah aktivitas baru biasanya terjadi karena adanya suatu ide, baik hasil perenungan individual maupun kelompok.
  • Menguji ide melalui diskusi, berbagi pengalaman, analisa studi kasus, bendmarking, dan lain sebagainya.
  • Menentukan target bisnis yang ingin dicapai.
  • Menetukan model bisnis yang sesuai dan “workable” agar obyektif yang telah ditentukan dapat tercapai.
  • Benar-benar dipikirkan secara masak-masak dan disimulasikan kemungkinan implementasinya.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: