Strategi & Pengembangan E-Commerce di Perusahaan

Strategi & Pengembangan E-Commerce di Perusahaan

  • Memutuskan untuk memulai sebuah aktivitas baru biasanya terjadi karena adanya suatu ide, baik hasil permenungan individual maupun kelompok
  • Menguji ide melalui diskusi, berbagi pengalaman, analisa studi kasus, benchmarking, dan lain sebagainya.
  • menentukan target bisnis yang ingin dicapai
  • Menentukan model bisnis yang sesuai dan “workable” agar obyektif yang telah ditentukan tersebut dapat tercapai
  • benar-benar dipikirkan secara masak-masak dan disimulasikan kemungkinan impelementasinya

Mencari Sumber Daya

tiga sumber daya inti, yaitu finansial, manusia, dan teknologi

Siap Memulai Bisnis

Yang harus diingat bahwa meluncurkan situs internet bukanlah mengimplementasikan aplikasi baru, tetapi memperkenalkan dan membangun citra sebuah perusahaan dotcom baru

Menjaga cash flow perusahaan tetap positif, infrastruktur tersedia, serta manajemen dan staf pengelola tetap eksis

4 pilar utama, masing-masing: leadership, governance, competencies, dan technology

1. Faktor Kepemimpinan

memilih dan menentukan orang pertama

2. Faktor Pengelolaan

penanganan khusus dalam hal pengelolaan proses bisnis sehari-hari

3. Faktor Kompetensi SDM

memiliki korelasi positif dengan kebijakan kompensasi dari perusahaan, seperti: struktur gaji, pola tunjangan, kesempatan mengembangkan diri, prinsip pembagian keuntungan usaha

4. Faktor Teknologi

perusahaan harus mampu mengkonvergensikan tiga aspek industri, yaitu: computing, communication, dan content.

Evolususi e-business di Perusahaan

1. Brochurware

Pada tahap ini internet digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan brosur elektronik.

2. Customer Interactivity

tahapdimana perusahaan mulai mengembangkan kemampuan aplikasi situsnya untuk memungkinkan komunikasi 2 arah (dialog).contoh:chatting, teleconference

3.Transaction Enabler

Pada tahap ini adalah pengembangan suatu aplikasi yang memungkinkan terjadinya transaksi bisnis secara electronik.

a.Mekanisme pembelian oleh konsumen.

b. Mekanisme perusahaan dengan rekanan bisninsya.

4. One-to-one Relationship

Terbentuknya mekanisme yang memungkinkan terjadinya transaksi perdaganan antarindividu

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: